Mentok, Bangka Barat, Suara-Keadilan.net — Kinerja Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Bangka Barat kembali menuai apresiasi pimpinan. Dalam Upacara Pemberian Penghargaan bagi Anggota Polri Berprestasi yang dipimpin langsung Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., Senin (9/2/2026) pagi, jajaran Polairud menjadi salah satu satuan yang paling disorot atas capaian pengungkapan kasus besar di wilayah perairan.
Upacara yang berlangsung di halaman Mako Polres Bangka Barat sejak pukul 07.45 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Kompol Albert D. H. Tampubolon, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polres Bangka Barat.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi nyata institusi atas kinerja anggota yang bekerja maksimal di lapangan, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah perairan strategis Bangka Barat.
Sorotan utama diberikan kepada IPTU Yudi Lasmono, S.H., M.H., selaku Kasat Polairud Polres Bangka Barat bersama 21 personel, yang berhasil mengungkap kasus penyelundupan pasir dan balok timah di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.
Dari pengungkapan tersebut, petugas Sat Polairud berhasil mengamankan barang bukti pasir dan balok timah dengan total berat mencapai 10.345 kilogram. Nilai ekonomis barang ilegal itu diperkirakan menimbulkan potensi kerugian negara hingga Rp 5 miliar.
Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti konkret peran strategis Polairud dalam mengamankan jalur laut dan pelabuhan dari tindak pidana ekonomi, khususnya penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara.
“Penghargaan ini adalah bentuk komitmen pimpinan dalam memberikan apresiasi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kinerja luar biasa, terutama dalam pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha.
Selain pengungkapan penyelundupan timah, Kapolres juga menyampaikan bahwa soliditas dan profesionalisme jajaran Polairud menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di kawasan pelabuhan dan jalur laut yang rawan pelanggaran hukum.
Kapolres berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel, khususnya jajaran Polairud, untuk terus meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme, dan sinergi lintas sektor demi memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras bersama. Saya berharap prestasi jajaran Polairud dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai garda terdepan pengamanan wilayah perairan Bangka Barat,” tutup Kapolres.