Selasa, 03 Februari 2026
Senin, 02 Februari 2026
Dana BOS Tembus Miliaran, Penggunaan di SMAN 2 Dumai Dinilai Janggal
Minggu, 01 Februari 2026
Diduga!!! Notaris Memberikan AJB Kepada Orang Lain Tanpa Adanya Surat Kuasa Dari Pemiliknya.
PASURUAN | Suara-Keadilan.net-
Notaris atau PPAT memiliki peran sentral dan tanggung jawab untuk memastikan kewajiban perpajakan dalam transaksi pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan terpenuhi sebelum akta otentik (seperti Akta Jual Beli/AJB) ditandatangani. Mereka akan memvalidasi bukti setor PPh dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Namun tidak seperti apa yang di lakukan notaris dengan inisial (WA) yang beralamatkan di pagak kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan Jawa Timur yang telah memberikan AJB kepada orang yang salah bahkan yang bukan atas nama yang tertulis di dalam AJB tersebut.
Parahnya lagi si pengambil AJB mendatangi kantor notaris tanpa membawa surat kuasa dari pemilik AJB bahkan pemilik AJB (IF) tersebut tidak kenal sama sekali.Hingga bertemu sekali saja juga tidak pernah. Namun pihak notaris dengan inisial (WA) tersebut dengan mudahnya memberikan AJB tersebut,"Tuturnya.
Hingga si pemilik AJB dengan inisial (IF) bersama istrinya (AM) mendatangi kantor notaris guna meluruskan terkait adanya ketidakbenaran dan juga kesalahan dari pihak notaris yang diduga sudah menyalahi aturan yang sudah di putuskan oleh Majelis pengawas Notaris.
Bahkan pemilik AJB dengan inisial (IF) beserta istrinya (MN) merasa sangat di rugikan dalam hal ini dan meminta pertanggungjawaban penuh dari notaris untuk meminta AJB nya kalaupun ada kekurangan penambahan biaya administrasi asalkan tidak banyak pemilik masih sanggup untuk melunasinya,"Ungkapnya.
Dirinya berharap agar notaris yang bersangkutan harus mengeluarkan salinan atau gross akta baru atas dugaan kecerobohan yang mana seharusnya dokumen asli (minuta) tersebut seharusnya masih ada di kantor mereka.
Dan apabila ada dugaan notaris tidak kooperatif dalam hal ini pemilik AJB (IF) bersama istrinya (AM) akan melaporkan hal ini ke Majelis Pengawas Notaris.
Namun bila permintaan baik pemilik AJB masih tidak ada kejelasan sama sekali dari pihak notaris pemilik sanggup untuk menempuh atau melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib/kepolisian, Dengan menghadirkan kuasa hukum"Tandasnya.
(Red)
Sabtu, 31 Januari 2026
Raker 1 SP Riaupulp PT.RAPP Bersama DPD K SPSI Provinsi Riau.Kebebasan Berserikat dan Berafiliasi Untuk Meningkatkan Solidaritas
SUARA KEADILAN | PEKANBARU ,
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP, M.Si, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Federasi Serikat Pekerja Industri Bahan Industri (F SP IBI) Riau Pulp PT RAPP–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K SPSI).
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Citismart, Jalan Gatot Subroto, Pekanbaru, Jumat (30/01/26) pagi, dengan mengusung tema “Kebebasan Berserikat dan Berafiliasi untuk Meningkatkan Solidaritas.”
Berita acara Bergabung Pernyataan SP Riaupulp.
1. Bergabung dengan DPD K.SPSI Provinsi Riau Pimpinan Ketua NURSAL TANJUNG
2. Hal-hal yang berkaitan dengan penggabungan sesuai dengan aturan peraturan perundangan-undangan yang berlaku di serahkan sepenuhnya pelaksanaan nya kepada DPD K SPSI Provinsi Riau.
3. SP Riaupulp berjanji akan mematuhi ketentuan sesuai dengan aturan Perundangan-undangan yang berlaku.
Roni Rakhmat menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Riau yang berhalangan hadir karena agenda lain. Ia mengapresiasi pelaksanaan rapat kerja sekaligus deklarasi penggabungan federasi yang dinilainya sebagai langkah bijak dan positif bagi penguatan organisasi serikat pekerja.
“Rapat kerja ini jangan dimaknai sebagai rutinitas seremonial semata, tetapi menjadi momentum evaluasi diri. Apa yang masih kurang, itu yang kita perbaiki bersama. Aspirasi anggota harus disampaikan sesuai tempat dan mekanismenya,” ujar Roni.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota serikat, terutama dalam memahami regulasi ketenagakerjaan yang terus berkembang setiap tahun. Menurutnya, penguasaan aturan dan pengetahuan menjadi kunci agar serikat pekerja mampu berperan maksimal dan tidak tertinggal.
Selain itu, Roni mendorong penguatan kemampuan negosiasi di lapangan agar tercipta hubungan industrial yang harmonis tanpa konflik. Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap tempat kerja dan perusahaan harus berjalan seiring dengan perjuangan hak-hak pekerja.
“Perusahaan adalah rumah kedua bagi para pekerja. Jika perusahaan terganggu, tentu karyawan juga akan terdampak. Maka, hubungan yang dibangun harus saling menguatkan,” tambahnya.
Roni juga mengapresiasi soliditas dan komunikasi antar organisasi serikat yang dinilainya semakin baik. Hal tersebut terlihat dari tingginya partisipasi undangan meski dengan keterbatasan tempat. Ia optimistis serikat pekerja ke depan akan semakin besar, kuat, dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya.
Sementara itu, Human Resource Development (HRD) PT RAPP, Hermawan, ST, MM, SH, menjelaskan bahwa Raker kali ini juga menandai perubahan struktur organisasi, baik pada tingkat federasi maupun konfederasi.
“Awalnya federasi ini berada di bawah Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia, kini bertransformasi menjadi F SP IBI dengan konfederasi K SPSI. Rapat kerja ini menjadi yang pertama di bawah naungan K SPSI,” jelas Hermawan.
Ia menegaskan bahwa perusahaan menyambut baik dinamika organisasi tersebut. Menurutnya, perubahan merupakan hal yang wajar selama membawa dampak positif, terutama dalam mendorong profesionalisme dan kemandirian serikat pekerja.
Hermawan juga menyoroti sejarah panjang kemitraan antara PT RAPP dengan K SPSI yang selama ini terjalin dengan baik. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat melalui komunikasi yang konstruktif serta pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan jaminan sosial.
“Pesan kami dari perusahaan, jangan terjebak pada kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Rapat kerja harus menghasilkan program kerja yang konkret dan benar-benar menyentuh kebutuhan anggota,” tegasnya.
Saat ini, jumlah anggota serikat pekerja PT RAPP tercatat sekitar 2.000 orang dan masih berpotensi bertambah. Perusahaan berharap organisasi serikat dapat terus berkembang dan berperan aktif dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.
Red
Sinergi Pemuda Pancasila.dan PT. ahass Honda :ketua mpc,Iwan Pansa Hadiri Program Servis Gratis Honda di kecamatan Rumbai pesisir.di jln.Yos Sudarso
SUARA KEADILAN | PEKANBARU .
Semangat kebersamaan pemuda Pancasila. Kota pekan baru. kepedulian terhadap kendaraan masyarakat kota pekan baru.ditunjukkan oleh tokoh pemuda rumbai bersama pemuda Pancasila kota Pekanbaru.dalam agenda Servis Gratis Bersama PT Ahass Honda yang digelar di wilayah kecamatanRumbai pesisir.kota Pekanbaru baru-baru ini.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua Pemuda Iwan Pansa, didampingi oleh Dankoti Syafrizal serta Asisten 1 Agustian (yang akrab disapa Komeng). Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya para pengguna setia sepeda motor Honda.
Poin Penting Kegiatan:
* Kolaborasi Positif: Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara pihak Honda (Astra Motor/Citra Honda Nusantara) dengan dukungan tokoh pemuda setempat.
* Lokasi: Berlangsung di area terbuka di kecamatan Rumbai pesisir dengan fasilitas tenda servis resmi dari AHASS.
* Tujuan: Memberikan kemudahan bagi warga Rumbai untuk mendapatkan perawatan motor berkala tanpa dipungut biaya jasa servis, guna memastikan keamanan berkendara (safety riding).
Iwan Pansa dalam kesempatan tersebut tampak berbaur dengan warga dan tim teknisi. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjalin silaturahmi yang lebih erat antara organisasi pemuda Pancasila pelaku usaha, dan masyarakat kota pekan baru.
"Kita sangat mendukung aksi nyata seperti ini. Selain motor jadi terawat, komunikasi antar warga dan pemuda juga semakin solid di lapangan," ujar salah satu tokoh masyarakat rumbai perwakilan di lokasi.
Acara berlangsung tertib dan penuh keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama di depan booth Astra Motor Pekanbaru sebagai simbol sinergi yang kuat.
Red
Jumat, 30 Januari 2026
Makam kuno Era Troloyo Yang Diduga Berada Di Kisaran Tahun 1400 1500 Masehi Desa Lecari RT 4 RW 1 Kelurahan Tapaan Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan Jawa Timur
PASURUAN | Suara-Keadilan.net
Makam adalah wujud budaya Islam yang mencerminkan persepsi dan alam pikir masyarakat. Makam juga tidak hanya sekadar benda yang mewakili makna fungsional sebagai benda kubur. Apalagi makam kuno yang dari zaman dahulu berada di desa lecari diyakini sangat sakral akan simbol, nilai kebudayaan yang sangat tinggi apalagi makam kuno yang mempunyai nilai sejarah.
Lokasi ini menjadi destinasi wisata baru yang menawarkan pengalaman mengenal sejarah masa lalu di tengah pesona alam yang asri.
Keberadaan warisan budaya berupa makam kuno yang dari dahulu bahkan orang desa sekitar selalu mengawasi makam kuno tersebut yang masih berdiri tegak dan kokoh hingga sampai saat ini.Masyarakat setempat pun menganggap makam ini sakral, dengan tradisi dan cerita turun-temurun yang menambah daya tarik spiritual dan budaya bagi wisatawan.
Bahkan pernah terjadi hal yang sangat aneh terjadi disitu sebuah mobil pick up pengangkut material mundur tanpa diketahui kalau di belakang tersebut ada makam kuno itu. Sehingga mobil pick up tersebut menabrak batu nisan nya hingga mobil pick up tersebut langsung terguling di tempat,"Ungkapnya.
Hingga kamipun sempat mengomentari warga sekaligus masih keluarga leluhur dan juga orang tertua di sekitaran makam mbah Tolo di desa lecari yaitu ibu Umi Kulsum yang termasuk ibu kandung dari salah satu ketua RT.04 RW.01 yaitu Budi Santoso hingga bapak ilham selaku lurah tapaan ikut hadir dan menyaksikan adanya makam kuno tersebut minggu kemarin pas dalam momen kerja bhakti di wilayah makam mbah Tolo.
Bahkan kamipun mempertanyakan terkait makam kuno dengan batu nisan yang sangat besar masih berdiri tegak hingga kamipun mendapatkan informasi bahwa di sekitaran lingkungan makam tersebut ibu umi kulsum lah yang masih bisa sedikit menjelaskan terkait Makam kuno itu hingga beliau menyebutkan itu makam Mbah Tolo," Tuturnya.
Untuk menjaga cagar budaya tersebut, kami berharap pihak pemerintah harus bekerjasama dengan masyarakat setempat harus melakukan kegiatan sosialisasi dan konservasi yang meliputi perlindungan fisik hingga mendatangi tempat pemakaman kuno tersebut untuk memastikan keakuratan informasi dari salah satu warga setempat.
Hal tersebut, menjadi sebuah akulturasi yang terus terpatri hingga saat ini dimasyarakat. Begitu pula dengan penempatan makam. Biasanya untuk para orang sakti dimasa raja-raja mataram atau majapahit.
Bahkan masyarakat setempat setiap tahun mengadakan barik'an dzikir dan doa bersama khususnya mendoakan semua ahli kubur yang berada di lingkungan makam keluarga didesa Lecari tersebut hingga tanpa terkecuali. bahkan dapat terlihat makam kuno tersebut di duga berada dikisaran tahun 1400 masehi yang berada di era troloyo.
Selain itu batu tegak atau menhir dari dahulu warga sekitar semua sudah mengetahui akan adanya makam bersejarah yang selalu bersih tanpa adanya tumbuhan sedikitpun di atas makam tersebut dan itupun bukan penemuan yang ditemukan oleh Tim Budayawan. mengutip berita dari media radar bromo yang tanpa ada klarifikasi terlebih dahulu kepada warga setempat bahkan tanpa adanya izin dari ketua RT.
Kami sebagai warga setempat dan juga masih ada keterkaitan hubungan keluarga besar yang berada tidak jauh dari makam mbah tolo tersebut hingga harapan kami agar dari dinas cagar budaya terkait makam kuno ini agar sedikit di perhatikan karena ini bisa menjadi destinasi wisata budaya, serta memastikan pelestariannya untuk generasi mendatang.
Bahkan kami menegaskan kembali terkait makam tersebut bukanlah penemuan dari pihak Dinas Budayawan yang terkesan membangun narasi sendiri tanpa adanya konfirmasi maupun izin dari warga maupun ketua RT setempat dan kami berharap kembali kepada balai cagar Budaya agar langsung segera turun ke lokasi untuk memastikan keakuratan makam kuno nan keramat ini.
Namun hingga sampai saat ini Sabtu (31/1/2026 kondisi makam tersebut masih utuh tanpa ada sentuhan tangan sama sekali padahal hal ini sudah sangat lama berada di kisaran tahun 2024 dari dinas terkait dan juga dari tim budayawan akerolog sudah melakukan pemantauan lokasi namun hingga sampai saat ini hari ini detik ini hangus terlepas begitu saja.kalau hanya memantau memantau saja itu percuma karena fakta yang ada di lokasi pemakaman malah tidak ada perubahan sedikit pun sampai sekarang.
(M YAHYA)



