Jumat, 06 Februari 2026
Kamis, 05 Februari 2026
KEGIATAN BULAN K3 NASIONAL TINGKAT PROVINSI RIAU TAHUN 2026 Digelar di PTPN IV Regional III, K SPSI Turut Ambil Peran Aktif
PEKANBARU | Suara-keadilan.net
Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 digelar di Lapangan PTPN IV Regional III yang beralamat di Jalan Rambutan, Pekanbaru. Kegiatan ini mengusung tema “Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional dan Andal”, serta dihadiri berbagai unsur pemerintah, aparat, dunia usaha, dan organisasi pekerja.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K SPSI) Provinsi Riau, Nursal Tanjung, bersama jajaran pengurus, serta Buk Junita Wakil Ketua F SP IBI RIAU PULP-K K SPSI, Turut hadir Wali Kota Pekanbaru, perwakilan TNI, pimpinan Rumah Sakit Awal Bros, Ketua BPJS Ketenagakerjaan, unsur pemerintah daerah, serta berbagai organisasi yang ada di Riau.
Peringatan Bulan K3 Nasional ini juga diisi dengan beragam kegiatan edukatif dan simulasi lapangan. Salah satunya adalah simulasi penyelamatan korban kebakaran di dalam kendaraan yang diperagakan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar), sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko kecelakaan kerja.
Selain itu, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta dan masyarakat yang hadir. Berbagai stan edukasi K3 turut ditampilkan untuk memperkenalkan pentingnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri dan pelayanan publik.
Ketua K SPSI Provinsi Riau, Nursal Tanjung, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Bulan K3 Nasional tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif seluruh pemangku kepentingan tentang pentingnya K3 dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
“K SPSI sangat mendukung kegiatan Bulan K3 Nasional ini. Keselamatan dan kesehatan kerja adalah hak dasar pekerja yang harus dijaga bersama oleh pemerintah, perusahaan, dan serikat pekerja,” ujar Nursal Tanjung di sela kegiatan.
Ia juga menyampaikan rasa bangga dan senang karena K SPSI Provinsi Riau turut dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional hingga acara selesai. Menurutnya, keterlibatan serikat pekerja menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem K3 yang kuat dan berkelanjutan.
Usai rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional, Ketua K SPSI Provinsi Riau bersama jajaran pengurus menggelar rapat internal sekaligus makan bersama dengan anggota Satuan Tugas (Satgas) K SPSI. Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan mempererat kebersamaan antar pengurus serta anggota.
Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 ini diharapkan mampu meningkatkan komitmen seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun serikat pekerja, dalam mewujudkan budaya K3 yang profesional, andal, dan berorientasi pada perlindungan tenaga kerja di Provinsi Riau.
Red
Bendera Merah Putih Robek Berkibar di Wilayah PT BPL Sinar Emas, Jadi Sorotan Warga
Rabu, 04 Februari 2026
Diduga!!! Bentrok Antar Nelayan Melibatkan Dua Desa Di Pasuruan Hingga Berbuntut Pembakaran Perahu.
PASURUAN |Suara-keadilan.net
Warga kota Pasuruan dihebohkan dengan adanya insiden pembakaran perahu milik salah satu nelayan yang berkelanjutan yang diduga antara warga desa Kalirejo dengan warga pelabuhan Ngemplak mayangan kota Pasuruan. Rabu (4/2/2026) dari sore hingga malam hari.
Di duga pemicu daripada bentrokan ini semakin tidak kondusif gegara perselisihan terkait penggunaan alat penangkap ikan jenis trawl/krek yang di anggap merugikan para nelayan tradisional hingga berdampak terhadap kerusakan ekosistem laut,"Awalnya.
Keributan yang bermula dari sore hari sekira pukul 16:00 WIB di perairan Katingan Sidoarjo yang mana sebuah perahu milik warga kelurahan ngemplakrejo kota Pasuruan yang menggunakan jaring besar sehingga nelayan tradisional warga kisik Kalirejo marah.
Hingga para nelayan tradisional sangat merasa di rugikan hingga melakukan penghadangan di tengah laut.hingga terlibat cekcok sehingga perahu tersebut beserta 6 ABK (anak buah kapal) menuju pesisir dusun kisik hingga setibanya di darat ke 6 ABK di perintahkan untuk pulang
hingga terjadi perahu mereka menjadi sasaran amuk massa dan dibakar di pinggir pantai sebagai bentuk ketidakpuasan akan hal ini.
Pembakaran perahu nelayan warga ngemplakrejo dengan begitu cepatnya hingga memicu aksi pembalasan.pada malam harinya di pelabuhan kelurahan mayangan
Hingga di perkirakan kurang lebih dari 10 unit perahu milik warga Kisik yang sedang bersandar dilaporkan hangus dibakar.melihat kobaran api semakin menjadi hingga sampai memancing kedatangan warga memadati lokasi kejadian.
Selanjutnya gerak cepat dari personel gabungan dari Satpolairud Polres Pasuruan dan jajaran Kepolisian setempat langsung diterjunkan ke pusat kejadian yang dinilai sangat rawan konflik. Bahkan Penjagaan ketat pun sesegera mungkin diberlakukan di perbatasan kedua wilayah guna meredam pergerakan massa bertambah banyak.
Hingga berita ini di tayangkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab konflik dari kedua belah pihak.
himbauan pun di lakukan kepada semua masyarakat agar jangan sampai terprovokasi untuk ikut serta terjun ke lokasi berbahaya tersebut,"Ungkap salah satu petugas.
(M YAHYA)
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
JAKARTA | Suara-keadilan.net
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.
Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.
"Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi," kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.
Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.
"Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri," ujar Sigit.
Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.
"Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri," ucap Sigit.
Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.
"Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut," tutup Sigit.
Red
Propam Polres Pasuruan Gelar Operasi Gaktiplin Terhadap Semua Anggota Polres Pasuruan.
PASURUAN | Suara-keadilan.net
Personil Propam Polres Pasuruan dipimpin langsung Kasi Propam Polres Pasuruan AKP. Arif Rahman S.H melaksanakan operasi Gaktiplin terhadap seluruh personil Polres Pasuruan yang menggunakan kendaraan bermotor mulai dari sepeda motor maupun mobil,Rabu (4/2/2026)
Semua anggota diperiksa baik mulai dari kelengkapan diri maupun kelengkapan kendaraan baik fisik maupun dokumennya, hal ini sesuai perintah dari pimpinan di Polres Pasuruan yaitu Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H.
Hingga kepada semua jajaran propam untuk selalu melaksanakan pengawasan terhadap anggota polres pasuruan tentunya hal ini juga merupakan bagian dari tugas propam polres Pasuruan.
Dalam rangka perimbangan kegiatan operasi keselamatan tahun 2026 yang di laksanakan Polri mulai tanggal 2 februari sampai tanggal 15 februari 2026 tegas AKP. Arif Rahman S.H. saat ditemui rekan media disela sela kegiatan yang sedang berlangsung.
Bahkan dalam kegiatan ini ada sebanyak lima personil yang kedapatan melanggar , diantaranya lupa membawa dokumen pribadi sehingga mendapatkan sanksi disiplin dari propam. Dalam kesempatan ini Kasi Propam Polres Pasuruan AKP. Arif Rahman S.H.juga menegaskan dan melaksanakan kegiatan ini juga ke seluruh jajaran Polsek hingga ke Polres Pasuruan.
Hal ini merupakan bentuk upaya dan juga harapan untuk menjaga keselamatan anggota hingga dalam berkendara di jalan mengingat banyaknya angka kecelakaan lalu lintas yang bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja.
Hal ini merupakan ikhtiar kami dalam rangka menjaga anggota Polres Pasuruan supaya selamat di jalan sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk semua masyarakat,"Pungkasnya.
(M YAHYA)






